IndeksIndeks  portalportal  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin    

Share | 
 

 Arema Player jaman biyen karo saiki

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3  Next
PengirimMessage
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sat Sep 13, 2008 7:42 am



Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sat Sep 13, 2008 7:45 am

Kembali Ke Atas Go down
glemboh
PELATIH KEPALA
PELATIH KEPALA
avatar

Jumlah posting : 1459
Join date : 15.07.08
Lokasi : .:PANJEN:.

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sat Sep 13, 2008 10:23 am

keren keren sam gambar e.... bling bling bling
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
adike_wondo TM
PELATIH KEPALA
PELATIH KEPALA
avatar

Jumlah posting : 987
Join date : 12.09.08
Lokasi : PAPUA BARAT

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Sep 28, 2008 1:31 am

daniel soengkono wrote:
credit to satujiwa.net


CHARIS YULIANTO


JOHAN PRASETYO


SETYO BUDIARTO


WAWAN WIDIANTORO


GETHUK SUSILO


SUSWANTO


KHUSNUL YULI


NANANG SUPRIYADI


ARIS


MUHAMMAD SOPO IKI JENENGE??ANDI SETIONO MBIYEN PEMAIN TEKOK PUSAM


DIDIT THOMAS


RUSTANTO SRIWAHONO


CADANGAN ABDUL AZIZ TEKOK PERSIKAB BANDUNG


DWI KIRUN


AJI NOTONEGORO EH SANTOSO


JAIME ROJAS


SING NYUKLEKNO SIKILE BP NDEK LEBAK BULUS... SOPO HAYO JENENGE??AGUS SETIAWAN MBIYEN TEKOK PERSEMA


DANIEL ROEKITO.....KAMI DATANG UNTUK MENANG(NDISEK NGONO LEK NYANYI EL KHEPET)


MBOH SOPO IKI LALI!!!! MARKUS SENG GAWANANE JAMIE ROJAS


MOSOH PERSIKOTA HALAK 3-0 NOVA ZAENAL HATTRICK


Terakhir diubah oleh adike_wondo TM tanggal Sun Sep 28, 2008 1:37 am, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
nadeilakes
PEMAIN U 19
PEMAIN U 19
avatar

Jumlah posting : 463
Join date : 24.06.08

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Sep 28, 2008 1:36 am

Joe Mc Inn wrote:

iki jepretanku,, samean wes melanggar hak cipta sam...
sek
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Sep 28, 2008 1:40 am

aremaut wrote:
Joe Mc Inn wrote:

iki jepretanku,, samean wes melanggar hak cipta sam...
sek

siul
Kembali Ke Atas Go down
adike_wondo TM
PELATIH KEPALA
PELATIH KEPALA
avatar

Jumlah posting : 987
Join date : 12.09.08
Lokasi : PAPUA BARAT

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Sep 28, 2008 1:56 am

[quote="aremaut"]
komes rek wrote:
aku_ya_aku wrote:



ta jawab sak ilingku :
juan rubio, doni suherman , gak eruh lali, charis yulianto, gak eruh lali, gak eruh lali, gak eruh lali, m. iksan, gak eruh lali, agung prasetyo, rodrigo araya, joko susilo, yoseph iyai,gak eruh sopo, nanang supriyadi, sakterus ega ruh/ragu. sing terakhir iku sunardi C.

lek salah sori mayo ri loooh
je2re doni iku saimo alias charles esombah atangana,jejere chariz,bayu c wibowo,sugeng budiarso,rudi hariantoko,jejere m.iksan,miftahul huda,jjre yosep ,setyo budiarto,jjre nanang,redi suprianto
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
siumania
PEMAIN U 19
PEMAIN U 19
avatar

Jumlah posting : 461
Join date : 18.07.08
Age : 40
Lokasi : Malang

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Sep 28, 2008 3:11 am

antara redi ambek sunardi C iku PUTU GEDE


iki ntas aku nemu rek....
gawe bahan sinau....

Inilah Kilas Balik Perjalanan AREMA mulai 1986 s/d 2007.

1986. Cikal bakal AREMA diawali dari klub Aremada, didirikan (Alm)
Dirk Soetrisno di Jl. Sampo, Malang.

11 Agustus 1987. PS Aremada diambil alih oleh Acub Zainal bersama
putranya, Lucky Acub Zainal. Mereka mendirikan klub PS AREMA yang
langsung ikut kompetisi Galatama VIII musim 1987/1988, menempati
peringkat enam dari 14 tim peserta. AREMA memunculkan tiga bintang
asal papua, yaitu Mecky Tata, Dominggus Nowenik dan Panus Korwa.

1992. Musim Kompetisi Galatama XII menempatkan Arema sebagai Juara
dengan bintang striker Singgih Pitono sebagai Top Scorer Galatama XII.
Pelatih : Andi Teguh (Alm), akhir kompetisi diganti Gusnul Yakin.

1993. Tokoh kawakan AREMA (Alm) Ebes Soegiyono dan Acub Zainal,
lengser dari kepengurusan. H.M. Mislan menjadi Ketua Umum Yayasan
Arema. Prestasi AREMA di kompetisi Galatama terakhir ini terpuruk di
papan bawah.

1994. Liga Indonesia (LI) dimulai, klub eks Galatama dan Perserikatan
dilebur, peringkat AREMA saat itu hanya di papan bawah.

1995. Tinton Suprapto masuk menjadi Ketua Umum Yayasan Arema dengan
Wakil Ketua Umum Lucky Acub Zainal.

1996. Pada musim LI III pemain bintang AREMA, Aji Santoso, pindah ke
klub Persebaya Surabaya dengan rekor transfer Rp 50 juta.

1997. Aremania dibentuk sebagai media supporter AREMA. Kompetisi LI
IV dihentikan karena alasan politik dan keamanan.

1999. Pada Kompetisi LI V, AREMA lolos ke babak 12 Besar di Makasar,
AREMA diperkuat tiga bintang asal Chili, yaitu J.C. Moreno, J.M.
Rubio dan Nelson Sanchez.

2000. Pada Kompetisi LI VI, AREMA lolos ke babak delapan besar di
Senayan dengan diperkuat tiga bintang asal Chili, yaitu J.M. Rubio,
Rodrigo Araya dan sang fenomenal Pacho Rubio. Aremania meraih
predikat The Best Supporter di Indonesia dan diakui sebagai supporter
teladan se-Indonesia. Pelatih M. Basri.

2001. Masuknya Iwan Budianto berduet dengan Lucky Acub Zainal membawa
kembali AREMA ke babak delapan besar LI VII, AREMA membuat catatan
tersendiri dengan duet Bamidele Bobby Manuel dan Ahmad Junaidi di
lini depan. Pelatih Daniel Roekito.

2002. AREMA lolos lagi ke babak delapan besar LI VIII. Bintang muda
Johan Prasetyo dan Suswanto menjadi perhatian nasional. Pelatih
Daniel Roekito.

2003. LI IX merupakan musim terberat AREMA, karena ditinggal Ketua
Umumnya, Iwan Budianto, dengan membawa pilar AREMA seperti Johan
Prasetyo, Suswanto, Wawan Widiantoro, Aris Susanto, Haryanto, Khusnul
Yuli dan Bamidele Bobby Manuel ke Persik Kediri. AREMA terdegradasi
ke Divisi I. Pada 29 Januari 2003, PT Bentoel Prima Malang Tbk,
sebagai perusahaan rokok tua di Malang, resmi masuk dan menangani
AREMA secara penuh. Pelatih / Bidang Teknik Henk Wullems.

2004. Memasuki persiapan Divisi I Pertamina 2003/2004, masuknya
beberapa pemain bertalenta seperti Erol F.X. Iba (eks Semen Padang),
Sunar Sulaiman (eks Barito Putra), Aris Budi P. dan Sony Kurniawan
(eks Petrokimia Putra), Sutaji (eks Deltras Sidoarjo), Marthen Tao
(eks PKT), mampu membuat kinerja AREMA semakin matang dengan sokongan
pemain lama macam I Putu Gede, Nanang Supriyadi, Enjang Rohiman,
Stanley Mamuaya, Charles Horik serta legiun asing dari Brasil,
Claudio de Jesus, Rivaldo Costa, Junior Lima dan Joao Carlos hingga
membuat AREMA menduduki singgasana Grup Timur dengan rekor 100%
kemenangan kandang di stadion Gajayana.
Selanjutnya pada Babak 6 Besar di Lebak Bulus Arema menjadi juara
grup dengan kemenangan atas Persema Malang 4-1 dan Persibom Boolang
Mongondow 3-0. Diakhiri sebagai Juara Divisi I Liga Pertamina
2003/2004 dengan menundukkan PSDS Deli Serdang 1-0 dalam partai final
Divisi I di Gelora Bung Karno Tgl 11 Oktober 2004 lewat gol yang
dicetak melalui tendangan salto oleh striker Marthen Tao pada menit
ke-119. Sekaligus melengkapi sukses ganda dengan mengantarkan AREMA
kembali memasuki elite sepak bola nasional Divisi Utama.
Pelatih : Benny Dollo.

2005 AREMA menambah beberapa amunisi baru : Alex Pulalo, Firman
Utina, Franco Hita, Emalue Serge (Rivaldo Costa ngalup, Junior Lima
diganti Serge), hasilnya 8 Besar Divisi Utama Ligina(Peringkat 2
Grup Barat) dan JUARA COPA INDONESIA di Final mengalahkan Persija 4-3.

2006 AREMA relatif tidak berubah banyak dibanding Skuad 2005, hanya
menambah Andela Atangana menggantikan Claudio Jesus dan Leo Soputan
ditambah Kiper Aahmad Kurniawan. Hasilnya Liga Indonesia 2006 : 8
Besar Divisi Utama (Capolista Grup Barat) dan mempertahankan COPA
INDONESIA dengan mengalahkan Persipura 2-0 di Final, sekaligus
menyabet Top Skor (Serge), Pemain Terbaik (Aris Budi), dan Suporter
Terbaik AREMANIA. Pada tahun itu juga AREMANIA menyabet Gelar
SUPORTER TELADAN dari Menpora.

2007 Pelatih Benny Dollo Mundur, diikuti Mayoritas Pahlawan AREMA
yang membawa AREMA menjadi Juara Copa : Firman Utina, Leo Soputan,
Aris Budi, Kurnia Sandi, Warsidi, Marthen Tao, Andela Atangana,
Franco Hita, Zaenuri, El capitano I Putu Gede dan Erol Iba.
Pelatih Baru didatangkan dari Ceko : Miroslav Janu didampingi mantan
asistennhya di PSM Toni Ho, pemain2 baru didatangkan : Ponaryo, Elie
Aiboy, Zaenal Ikhwan, Pato Morales, Bruno, Hendro Kartiko dll.
Di bawah Miroslav Janu prestasi AREMA selama 1/2 musim terpuruk di
Ligina Wil. Timur (Posisi 9) dan secara tragis Tersingkir di 32 Besar
Copa oleh Persekabpas.

PRESTASI MENONJOL :

- Juara Galatama 1992/1993

- Runner Up Piala Liga 1992

- Juara Divisi 1 Liga Indonesia 2004

- Juara COPA Indonesia 2005 ( berhak berlaga di Liga Champion Asia )

- Juara COPA Indonesia 2006 (berhak tampil di Liga Champions Asia)

Prestasi Lainnya dihitung mulai bergulirnya Liga Indonesia :

Liga Indonesia 1994/1995 : Peringkat 6 Divisi Utama Wilayah Timur

Liga Indonesia 1995/1996 : Peringkat 12 Divisi Utama Wilayah Timur

Liga Indonesia 1996/1997 : Peringkat 3 Divisi Utama Wilayah Barat

Liga Indonesia 1997/1998 : Peringkat 6 Divisi Utama Wilayah Barat
(Liga dihentikan)

Liga Indonesia 1998/1999 : Peringkat 3 Divisi Utama Wilayah Tengah

Liga Indonesia 1999/2000 : 8 Besar Divisi Utama (Peringkat 2 Grup
Timur)

Liga Indonesia 2001 : 8 Besar Divisi Utama (Peringkat 3 Grup Timur)

Liga Indonesia 2002 : 8 Besar Divisi Utama (Peringkat 2 Grup Barat)

Liga Indonesia 2003 : Peringkat 17 Divisi Utama (Degradasi)

Liga Indonesia 2004 : Juara Divisi I (Promosi Divisi Utama)

Liga Indonesia 2005 : 8 Besar Divisi Utama (Peringkat 2 Grup Barat)

Liga Indonesia 2006 : 8 Besar Divisi Utama (Capolista Grup Barat)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://siumania.blogspot.com
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Sep 28, 2008 3:20 am

sam silumania salah kamar iki ... iki gawe foto2 tok
lek sing gawe artikel ndek kamar ndukur e
Kembali Ke Atas Go down
siumania
PEMAIN U 19
PEMAIN U 19
avatar

Jumlah posting : 461
Join date : 18.07.08
Age : 40
Lokasi : Malang

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Sep 28, 2008 3:29 am

sengojo....
siul siul siul siul siul siul siul
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://siumania.blogspot.com
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Sep 28, 2008 3:40 am

siumania wrote:
sengojo....
siul siul siul siul siul siul siul

oo remek ... online o sampean, ate tak jak domino an
Kembali Ke Atas Go down
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Mon Nov 10, 2008 2:52 pm

[quote="adike_wondo TM"]
aremaut wrote:
komes rek wrote:
aku_ya_aku wrote:



ta jawab sak ilingku :
juan rubio, doni suherman , gak eruh lali, charis yulianto, gak eruh lali, gak eruh lali, gak eruh lali, m. iksan, gak eruh lali, agung prasetyo, rodrigo araya, joko susilo, yoseph iyai,gak eruh sopo, nanang supriyadi, sakterus ega ruh/ragu. sing terakhir iku sunardi C.

lek salah sori mayo ri loooh
je2re doni iku saimo alias charles esombah atangana,jejere chariz,bayu c wibowo,sugeng budiarso,rudi hariantoko,jejere m.iksan,miftahul huda,jjre yosep ,setyo budiarto,jjre nanang,redi suprianto

tak rewangi rek jejere charis iku guduk bayu... iku ngono hendrik kotto (eks persema, persekam, ks puma), sampinge ayub khan (ex mitra, psm), iki ek g salah arema ndik ligina VI 1999/2000, pas diceke basri tapi pacho nangdi iki kok gak ketok
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Mon Nov 10, 2008 3:35 pm

komes rek wrote:
aku_ya_aku wrote:






iki endi keterangane jenenge? bingung bingung
iki lek g saah arema awal2an ligina VI put I jek nggawe kostum ligina V/ durung oleh jatah kostum anyar , sak durunge ono pacho (pacho put I jek ndik PSIM)

ngadeg: didit thomas, jm rubio, agung prasetyo, mboh sopo iki , donny suherman, charis yulianto
ndodok: nanang supriyadi, putu gede, rudi haryantoko, esomba "saimo" atangana, rodrigo araya
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Mon Nov 10, 2008 5:37 pm

siumania wrote:
antara redi ambek sunardi C iku PUTU GEDE


iki ntas aku nemu rek....
gawe bahan sinau....

Inilah Kilas Balik Perjalanan AREMA mulai 1986 s/d 2007.

1986. Cikal bakal AREMA diawali dari klub Aremada, didirikan (Alm)
Dirk Soetrisno di Jl. Sampo, Malang.

11 Agustus 1987. PS Aremada diambil alih oleh Acub Zainal bersama
putranya, Lucky Acub Zainal. Mereka mendirikan klub PS AREMA yang
langsung ikut kompetisi Galatama VIII musim 1987/1988, menempati
peringkat enam dari 14 tim peserta. AREMA memunculkan tiga bintang
asal papua, yaitu Mecky Tata, Dominggus Nowenik dan Panus Korwa.

1992. Musim Kompetisi Galatama XII menempatkan Arema sebagai Juara
dengan bintang striker Singgih Pitono sebagai Top Scorer Galatama XII.
Pelatih : Andi Teguh (Alm), akhir kompetisi diganti Gusnul Yakin.

1993. Tokoh kawakan AREMA (Alm) Ebes Soegiyono dan Acub Zainal,
lengser dari kepengurusan. H.M. Mislan menjadi Ketua Umum Yayasan
Arema. Prestasi AREMA di kompetisi Galatama terakhir ini terpuruk di
papan bawah.

1994. Liga Indonesia (LI) dimulai, klub eks Galatama dan Perserikatan
dilebur, peringkat AREMA saat itu hanya di papan bawah.

1995. Tinton Suprapto masuk menjadi Ketua Umum Yayasan Arema dengan
Wakil Ketua Umum Lucky Acub Zainal.

1996. Pada musim LI III pemain bintang AREMA, Aji Santoso, pindah ke
klub Persebaya Surabaya dengan rekor transfer Rp 50 juta.

1997. Aremania dibentuk sebagai media supporter AREMA. Kompetisi LI
IV dihentikan karena alasan politik dan keamanan.

1999. Pada Kompetisi LI V, AREMA lolos ke babak 12 Besar di Makasar,
AREMA diperkuat tiga bintang asal Chili, yaitu J.C. Moreno, J.M.
Rubio dan Nelson Sanchez.

2000. Pada Kompetisi LI VI, AREMA lolos ke babak delapan besar di
Senayan dengan diperkuat tiga bintang asal Chili, yaitu J.M. Rubio,
Rodrigo Araya dan sang fenomenal Pacho Rubio. Aremania meraih
predikat The Best Supporter di Indonesia dan diakui sebagai supporter
teladan se-Indonesia. Pelatih M. Basri.

2001. Masuknya Iwan Budianto berduet dengan Lucky Acub Zainal membawa
kembali AREMA ke babak delapan besar LI VII, AREMA membuat catatan
tersendiri dengan duet Bamidele Bobby Manuel dan Ahmad Junaidi di
lini depan. Pelatih Daniel Roekito.

2002. AREMA lolos lagi ke babak delapan besar LI VIII. Bintang muda
Johan Prasetyo dan Suswanto menjadi perhatian nasional. Pelatih
Daniel Roekito.

2003. LI IX merupakan musim terberat AREMA, karena ditinggal Ketua
Umumnya, Iwan Budianto, dengan membawa pilar AREMA seperti Johan
Prasetyo, Suswanto, Wawan Widiantoro, Aris Susanto, Haryanto, Khusnul
Yuli dan Bamidele Bobby Manuel ke Persik Kediri. AREMA terdegradasi
ke Divisi I. Pada 29 Januari 2003, PT Bentoel Prima Malang Tbk,
sebagai perusahaan rokok tua di Malang, resmi masuk dan menangani
AREMA secara penuh. Pelatih / Bidang Teknik Henk Wullems.

2004. Memasuki persiapan Divisi I Pertamina 2003/2004, masuknya
beberapa pemain bertalenta seperti Erol F.X. Iba (eks Semen Padang),
Sunar Sulaiman (eks Barito Putra), Aris Budi P. dan Sony Kurniawan
(eks Petrokimia Putra), Sutaji (eks Deltras Sidoarjo), Marthen Tao
(eks PKT), mampu membuat kinerja AREMA semakin matang dengan sokongan
pemain lama macam I Putu Gede, Nanang Supriyadi, Enjang Rohiman,
Stanley Mamuaya, Charles Horik serta legiun asing dari Brasil,
Claudio de Jesus, Rivaldo Costa, Junior Lima dan Joao Carlos hingga
membuat AREMA menduduki singgasana Grup Timur dengan rekor 100%
kemenangan kandang di stadion Gajayana.
Selanjutnya pada Babak 6 Besar di Lebak Bulus Arema menjadi juara
grup dengan kemenangan atas Persema Malang 4-1 dan Persibom Boolang
Mongondow 3-0. Diakhiri sebagai Juara Divisi I Liga Pertamina
2003/2004 dengan menundukkan PSDS Deli Serdang 1-0 dalam partai final
Divisi I di Gelora Bung Karno Tgl 11 Oktober 2004 lewat gol yang
dicetak melalui tendangan salto oleh striker Marthen Tao pada menit
ke-119. Sekaligus melengkapi sukses ganda dengan mengantarkan AREMA
kembali memasuki elite sepak bola nasional Divisi Utama.
Pelatih : Benny Dollo.

2005 AREMA menambah beberapa amunisi baru : Alex Pulalo, Firman
Utina, Franco Hita, Emalue Serge (Rivaldo Costa ngalup, Junior Lima
diganti Serge), hasilnya 8 Besar Divisi Utama Ligina(Peringkat 2
Grup Barat) dan JUARA COPA INDONESIA di Final mengalahkan Persija 4-3.

2006 AREMA relatif tidak berubah banyak dibanding Skuad 2005, hanya
menambah Andela Atangana menggantikan Claudio Jesus dan Leo Soputan
ditambah Kiper Aahmad Kurniawan. Hasilnya Liga Indonesia 2006 : 8
Besar Divisi Utama (Capolista Grup Barat) dan mempertahankan COPA
INDONESIA dengan mengalahkan Persipura 2-0 di Final, sekaligus
menyabet Top Skor (Serge), Pemain Terbaik (Aris Budi), dan Suporter
Terbaik AREMANIA. Pada tahun itu juga AREMANIA menyabet Gelar
SUPORTER TELADAN dari Menpora.

2007 Pelatih Benny Dollo Mundur, diikuti Mayoritas Pahlawan AREMA
yang membawa AREMA menjadi Juara Copa : Firman Utina, Leo Soputan,
Aris Budi, Kurnia Sandi, Warsidi, Marthen Tao, Andela Atangana,
Franco Hita, Zaenuri, El capitano I Putu Gede dan Erol Iba.
Pelatih Baru didatangkan dari Ceko : Miroslav Janu didampingi mantan
asistennhya di PSM Toni Ho, pemain2 baru didatangkan : Ponaryo, Elie
Aiboy, Zaenal Ikhwan, Pato Morales, Bruno, Hendro Kartiko dll.
Di bawah Miroslav Janu prestasi AREMA selama 1/2 musim terpuruk di
Ligina Wil. Timur (Posisi 9) dan secara tragis Tersingkir di 32 Besar
Copa oleh Persekabpas.

PRESTASI MENONJOL :

- Juara Galatama 1992/1993

- Runner Up Piala Liga 1992

- Juara Divisi 1 Liga Indonesia 2004

- Juara COPA Indonesia 2005 ( berhak berlaga di Liga Champion Asia )

- Juara COPA Indonesia 2006 (berhak tampil di Liga Champions Asia)

Prestasi Lainnya dihitung mulai bergulirnya Liga Indonesia :

Liga Indonesia 1994/1995 : Peringkat 6 Divisi Utama Wilayah Timur

Liga Indonesia 1995/1996 : Peringkat 12 Divisi Utama Wilayah Timur

Liga Indonesia 1996/1997 : Peringkat 3 Divisi Utama Wilayah Barat

Liga Indonesia 1997/1998 : Peringkat 6 Divisi Utama Wilayah Barat
(Liga dihentikan)

Liga Indonesia 1998/1999 : Peringkat 3 Divisi Utama Wilayah Tengah

Liga Indonesia 1999/2000 : 8 Besar Divisi Utama (Peringkat 2 Grup
Timur)

Liga Indonesia 2001 : 8 Besar Divisi Utama (Peringkat 3 Grup Timur)

Liga Indonesia 2002 : 8 Besar Divisi Utama (Peringkat 2 Grup Barat)

Liga Indonesia 2003 : Peringkat 17 Divisi Utama (Degradasi)

Liga Indonesia 2004 : Juara Divisi I (Promosi Divisi Utama)

Liga Indonesia 2005 : 8 Besar Divisi Utama (Peringkat 2 Grup Barat)

Liga Indonesia 2006 : 8 Besar Divisi Utama (Capolista Grup Barat)

sedikit tak tambahi sejarahe arema:
1987/88 pada awal2 arema mengikuti galatama edisi ke VIII ,arema finish di urutan 6 dari 14 tim
1988/89 galatama IX arema finish diperingkat ke-8 dari 18 tim, dan menempatkan mecky tata sebagai top scorer dgn 18 gol, berbagi dgn top scorer bandung raya dadang kurnia
1990 galatama X arema finish diurutan ke- 4 dari 18 tim ketika itu arema diasuh oleh alm. andi m teguh
1990/92 gaatama XI arema finish di urutan ke-4 dari 20 tim, dan menempatkan singgih pitono sebagai top scorer dgn 21 gol
1992/93. Musim Kompetisi Galatama XII menempatkan Arema sebagai Juara
dengan bintang striker Singgih Pitono sebagai Top Scorer Galatama XII.
Pelatih : m basri di putaran ke 2 pindah ke mitra surabaya sebagai gantinya gusnul yakin yang sebelumnya menjadi asisten pelatih dari zukarnaen pasaribu di pkt
1996/97 ligina/ liga kansas indonesia III arema yang di arsiteki suharno dan diperkuat legiun asing sekaliber jc moreno, nelson leon sanches dan jm rubio masuk ke babak ke II untuk pertama kalinya atau babak 12 besar. di ujungpandang waktu itu
1997/98 ligina IV tanpa sponsor arema terpuruk di papan bawah, ketika itu arema di arsiteki pelatih alm. hamid asnan yang kemudian digantikan oleh winarto yang juga kakak dari setyo budiarto.
1998 ligina dihentikan di tengah2 kompetisi karena terjadi kerusuhan politik
1999/00 arema yang di arsiteki m basri dan diperkuat pemain asing seperti jm rubio,rodrigo araya,essomba "saimo" atangana, dan pacho masuk ke babak 8 besar. waktu itu di jakarta
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Mon Nov 10, 2008 5:43 pm

data diambil dari :

http://id.wikipedia.org/wiki/Arema_Malang
http://www.rsssf.com/tablesi/indo93.html
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
JC_MORENO
PEMAIN AREMA LEGENDARIS
PEMAIN AREMA LEGENDARIS
avatar

Jumlah posting : 773
Join date : 11.07.08
Lokasi : Toilet Terminal

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Mon Nov 10, 2008 10:11 pm

[quote="nadeilakes"]
komes rek wrote:
aku_ya_aku wrote:



ta jawab sak ilingku :
berdiri: juan rubio, doni suherman , Charles Atangana, Charis Yulianto, Hendrik Kotto, Ayub Khan, Rudi Haryantoko, M. Iksan, gak eruh lali, agung prasetyo,
jongkok:Rodrigo Araya, Joko Susilo, Joseph Iyai,gak eruh sopo, Nanang Supriyadi, Putu Gede. Sunardi C.

lek salah sori mayo ri loooh
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
maldani
PELATIH KEPALA
PELATIH KEPALA
avatar

Jumlah posting : 1133
Join date : 12.07.08
Age : 30
Lokasi : AS_5_LANK

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Mon Nov 10, 2008 11:10 pm

waduh malih ingin tail maneng nang stadion LAWANG jangan jangan jangan
cz tau neam pas jaman e AJI SANTOSO, NANANG SUPRIADI, KUNCORO, MECKY TATA jangan jangan jangan
sponsor e pas iku sak durung e KANZEN.....
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.areamanisti.wordpress.com
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Tue Nov 11, 2008 5:36 pm

maldani wrote:
waduh malih ingin tail maneng nang stadion LAWANG jangan jangan jangan
cz tau neam pas jaman e AJI SANTOSO, NANANG SUPRIADI, KUNCORO, MECKY TATA jangan jangan jangan
sponsor e pas iku sak durung e KANZEN.....

sak durunge yo..jialing ambek permata jingga, lek jamane galatama koyok aji,singgih, imam hambali, cak to (maryanto) yo.. toyomenka (tomen) bozz goyang goyang
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
maldani
PELATIH KEPALA
PELATIH KEPALA
avatar

Jumlah posting : 1133
Join date : 12.07.08
Age : 30
Lokasi : AS_5_LANK

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Tue Nov 11, 2008 7:49 pm

waduh kapan iso neam maneng nang STADION LAWANG...... kangen euy.....jangan jangan jangan
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.areamanisti.wordpress.com
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Thu Nov 13, 2008 7:33 pm

[quote="cinta damai"]
siumania wrote:
antara redi ambek sunardi C iku PUTU GEDE




sedikit tak tambahi sejarahe arema:
1987/88 pada awal2 arema mengikuti galatama edisi ke VIII ,arema finish di urutan 6 dari 14 tim
1988/89 galatama IX arema finish diperingkat ke-8 dari 18 tim, dan menempatkan mecky tata sebagai top scorer dgn 18 gol, berbagi dgn top scorer bandung raya dadang kurnia
1990 galatama X arema finish diurutan ke- 4 dari 18 tim ketika itu arema diasuh oleh alm. andi m teguh
1990/92 gaatama XI arema finish di urutan ke-4 dari 20 tim, dan menempatkan singgih pitono sebagai top scorer dgn 21 gol
1992/93. Musim Kompetisi Galatama XII menempatkan Arema sebagai Juara
dengan bintang striker Singgih Pitono sebagai Top Scorer Galatama XII.
Pelatih : m basri di putaran ke 2 pindah ke mitra surabaya sebagai gantinya gusnul yakin yang sebelumnya menjadi asisten pelatih dari zukarnaen pasaribu di pkt
1996/97 ligina/ liga kansas indonesia III arema yang di arsiteki suharno dan diperkuat legiun asing sekaliber jc moreno, nelson leon sanches dan jm rubio masuk ke babak ke II untuk pertama kalinya atau babak 12 besar. di ujungpandang waktu itu
1997/98 ligina IV tanpa sponsor arema terpuruk di papan bawah, ketika itu arema di arsiteki pelatih alm. hamid asnan yang kemudian digantikan oleh winarto yang juga kakak dari setyo budiarto.
1998 ligina dihentikan di tengah2 kompetisi karena terjadi kerusuhan politik
1999/00 arema yang di arsiteki m basri dan diperkuat pemain asing seperti jm rubio,rodrigo araya,essomba "saimo" atangana, dan pacho masuk ke babak 8 besar. waktu itu di jakarta

sambungan:
ini sekedar menceritakan sejarah yang terjadi pada sepakbola nasional Indonesia khususnya Arema, karena aku mulai mengenal/mengikuti perkembangan Arema mulai tahun 1992 maka aku coba ceritakan fakta yang terjadi mulai tahun tersebut ( mulai dari pengalamanku menonton pertandingan di stadion hingga membaca/melihat berita2 di media cetak maupun elektronik) berikut beberapa fakta yang terjadi:

1992-1995
di awal tahun 1992 Arema untuk pertama kalinya melakukan partai eksebisi melawan saudara tua Persema, dipertandingan itu terjadi kericuhan sampe2 pertandingan tidak dapat dilanjutkan karena terjadi perkelahian antar pemain, saat itu M Kusnan dari Arema mendapatkan kartu merah dari persema aku lupa (ono sing jek eling)

di tahun itu Arema menjadi Runner up Piala Galatama setelah mengakui keunggulan Semen Padang dengan skor 1-0 (pemenang di laga ini berhak mewakili Indonesia di ajang Piala Winners Asia). Di kompetisi Galatama sendiri di laga home Arema Vs Semen Padang, terjadi insiden pemogokan tim kabou sirah. mereka menganggap gol Arema tidak syah karena belum melewati garis gawang setelah membentur tiang atas. pertandingan itu pun masih berkedudukan 1-1, setelah itu PSSI memberi sanksi dengan tambahan 3 gol untuk Arema sehingga menjadi 4-1.

pada penutup putaran I galatama XII Arema menjadi runner up PKT Bontang. kemudian di pertengahan putaran II Arema di tinggal pelatih M Basri ke Mitra Surabaya. Di dua pertandingan Arema tanpa didampingi seorang pelatih, kemudian Arema menunujuk Gusnul Yakin sebagai pelatih. sebelumnya dia menjadi asisten pelatih PKT Zulkarnaen Pasaribu.

1993 Di laga terakhir lawan Mitra Surabaya Libero elegan Imam Hambali mengalami cedera parah pada lututnya. semenjak itu Imam Hambali tidak pernah diturunkan lagi sampai ia gantung sepatu. Arema di akhir kompetisi berhasil menjuarai Galatama XII 1992/93 diatas PKT Bontang dengan poin akhir 45, dan menempatkan Singgih Pitono sebagai top scorer dengan 16 gol menjauhi rival2nya seperti Putut Widjanarko (ASGS), Agusman Riyadi(PKT), Inyong Lolombulan(BPD Jateng), Ansyari Lubis (Medan Jaya). Setelah menjuarai Galatama XII Arema mewakili Indonesia di ajang yang masih bertitle Piala Champions Asia.

Sebagai penghormatan untuk Arema sebagai Juara sekaligus penyerahan tropy Galatama dan peneyrahan sepatu emas untuk Singgih P. PSSI mengadakan laga eksebisi antara Arema Vs Liga Selection (kumpulan pemain terbaik di Kompetisi Galatama). Dilaga itu Arema kalah 1-2 gol satu-satunya Arema diciptakan oleh Maryanto.

di ajang Piala Champion Asia Arema hanya mampu sampai putaran II, di putaran I Arema berhadapan dengan wakil dari Vietnam yaitu Quang Nam Dhang. Di laga home Arema memenangi 1-0 go semata wayang Arema diciptakan oleh Jonathan. Di laga away Arema sempat kalah 1-0 di babak 2x45 menit, karena di ajang ini memakai sistem gugur maka pertandingtan di lanjutkan ke babak tambahan. dibabak tambahan ini Arema berhasil menciptakan gol yang dicetak oleh wing back kanan Arema Kuncoro, dan Arema berhak maju ke put II.

Di putaran II Arema bertemu tim tangguh dari negeri Gajah Putih Thailand, Thai Farmers Bank. Arema melakoni laga awal di Stadion Gajayana. di pertandingan itu Arema sempat tertinggal 2-0 terlebih dahulu, kemudian Arema dapat membalas melalui kepala emas Mecky Tata, dan penalty Singgih Pitono. Di laga away Arema tidak mampu menahan keperkasaan jawara liga Thailand ini Arema dihajar 4-1 satu-satunya gol Arema diciptakan oleh Singgih Pitono. Dan di ajang Piala Champions Asia itu sendiri akhirnya juaranya di rebut oleh Tai Farmers Bank, setelah di final menang 2-1 atas Omani Club.

Skuat Arema Galatama XII & Piala Champions Asia

Sukriyan (1) sekarang pelatih kiper Persik Kediri
Yanuar "Begal" Hermansyah (20) sekarang melatih Arema U-21
Nanang Hidayat (21) Kiper utama Arema, terakhir ia bermain di Pusam.
Kuncoro (no punggung 19 kemudian ganti no punggung 2) bek kanan yang terkenal temparamental , saat ini ia membela Persipro tim divisi 1 (2008)
Aji Santoso (3) bek kiri andalan Arema & Timnas ,terakhir sebagai pelatih ia membawa tim jatim merebut emas PON Kaltim XVII 2008
Joko Slamet (4) Pemain yang berperawakan tinggi besar berambut cepak seperti TNI, posisinya sebagai gelandang bertahan, dan stopper
Agus Yuwono (5) (gelandang, libero) diambil dari Persema / sekarang Asisten M Basri di Persela
Agus Purwanto (6) (Stopper) Pemain belakang yang terkenal dengan permainan keras tanpa kompromi.kakak dari Redi Suprianto ex Arema Ligina VI
Mecky Tata (7) (striker) dijuluki si kepala emas top scorer Galatama IX 1988/89, sekarang menangani Persik U-21
Dominggus Nowenik (8) (gelandang) dikenal dgn kontrol dadanya yang cukup lengket (koyok lem ae he...he..)
Stepanus Korwa (9) (gelandang serang) biasa dipanggil pak tua (sekedar u/ diketahui putrinya adalah salah seorang atlet angkat besi nasional)
Joko "Gethuk" Susio (10) (striker) put II masuk dari Mitra Surabaya, hingga sekarang tetap mengabdi bersama Arema (asisten pelatih Gusnul Y)
Jonathan (11) (kiri luar)terakhir melatih Persekam Metro FC Malang
Hari"Hunter" Siswanto (12) (gelandang) diambil dari persema, terakhir ia menangani Persema U-18
Mahmudiana (13) dikenal gayanya yang kaku seperti robot,ia juga mempunyai keistimewaan dari tendangan canon-nya, sekarang Asisten Suharno di Persiwa
Andhik (14) biasanya beroperasi sebagai gelandang kiri dan bek kiri
Imam Hambali (15) terkenal sebagai Libero elegan ia mempunyai saingan pada waktu itu Herry Kiswanto (libero ASGS jik eilng-a rek),
Singgih Pitono (16) ujung tombak andalan Arema terkenal dengan tendangan canon-nya, spesialisasi bola mati (tendangan bebas/penalty) 90% terjadi gol. Top scorer Galatama XI 1990/92 (21 gol), Galatama XII 1992/93 (16 go).
Marsaid (17) (gelandang kanan) put II masuk bersama Joko S dari Mitra Surabaya atas rekomendasi M Basri
Maryanto (18) biasa dipanggil cak to, terkenal sebagai pemain yang mempunyai umpan crossing yang akurat dari sisi kanan. posisi (kanan luar).

Pelatih: M Basri kemudian digantikan oleh Gusnul Yakin
asisten pelatih Mahdi Haris
Manager: Ovan Tobing
Ketua umum : Lucky acub Zaenal
Sekretaris: Eko Subekti (lek gak salah) sekedar mengetahui tentang Eko Subekti beliau terkenal jago melobi PSSI, sekarang menjadi agen pemain, Agus Yuwono & Dwi Priyo Utomo (pemain Persik) adalah menantu dari Eko Subekti

Ditahun 1993 sebelum kompetisi dimulai Arema melakukan partai uji coba dengan tim dari Uni Soviet. Di Tahun itu 3 pemain Arema Aji Santoso, Dominggus Nowenik, dan Singgih Pitono dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas Sea Games 1994 yang try out di Yunani. Di salah satu uji coba itu Timnas di berondong 10-1 oleh Aek Athens. Hasil dari seleksi itu hanya Aji Santoso saja yang lolos ke Sea Games 1994

Di kompetisi 1993/94, kompetisi bertitle Kodak Galatama XIII. kompetisi dibagi menjadi 2 wilayah, wilayah timur 8 tim dan wilayah barat 9 tim. kompetisi berjalan 4x putaran. di awal-awal liga Arema sudah mengalami masalah, Singgih Pitono terlibat baku pukul dengan pemain Mitra Surabaya yang juga ex Arema Lulut "Doyok" Kistono. Sehingga kedua pemain itu mendapatkan ganjaran sanksi 1 tahun tidak boleh aktif di sepak bola Nasional. Kondisi ini berdampak buruk pada penampilan Arema . Arema yang tergabung di wilayah timur di klasemen akhir menduduki urutan 6. Di tahun inilah Nanang Supriyadi melakoni debutnya.
Di kompetisi Galatama XIII mencatat Ansyari Lubis sebagai pemain termahal dengan nilai 10 juta rupiah setelah ia ditranfer oleh Pelita Jaya dari Medan Jaya.

(sayang aku g punya koleksi fotonya)
wis dino iki sak meneh ae ... sing iso tak cerita'no apan-apan tak sambung maneh
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
adike_wondo TM
PELATIH KEPALA
PELATIH KEPALA
avatar

Jumlah posting : 987
Join date : 12.09.08
Lokasi : PAPUA BARAT

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Fri Nov 14, 2008 1:24 am

[quote="cinta damai"]
cinta damai wrote:
siumania wrote:
antara redi ambek sunardi C iku PUTU GEDE




sedikit tak tambahi sejarahe arema:
1987/88 pada awal2 arema mengikuti galatama edisi ke VIII ,arema finish di urutan 6 dari 14 tim
1988/89 galatama IX arema finish diperingkat ke-8 dari 18 tim, dan menempatkan mecky tata sebagai top scorer dgn 18 gol, berbagi dgn top scorer bandung raya dadang kurnia
1990 galatama X arema finish diurutan ke- 4 dari 18 tim ketika itu arema diasuh oleh alm. andi m teguh
1990/92 gaatama XI arema finish di urutan ke-4 dari 20 tim, dan menempatkan singgih pitono sebagai top scorer dgn 21 gol
1992/93. Musim Kompetisi Galatama XII menempatkan Arema sebagai Juara
dengan bintang striker Singgih Pitono sebagai Top Scorer Galatama XII.
Pelatih : m basri di putaran ke 2 pindah ke mitra surabaya sebagai gantinya gusnul yakin yang sebelumnya menjadi asisten pelatih dari zukarnaen pasaribu di pkt
1996/97 ligina/ liga kansas indonesia III arema yang di arsiteki suharno dan diperkuat legiun asing sekaliber jc moreno, nelson leon sanches dan jm rubio masuk ke babak ke II untuk pertama kalinya atau babak 12 besar. di ujungpandang waktu itu
1997/98 ligina IV tanpa sponsor arema terpuruk di papan bawah, ketika itu arema di arsiteki pelatih alm. hamid asnan yang kemudian digantikan oleh winarto yang juga kakak dari setyo budiarto.
1998 ligina dihentikan di tengah2 kompetisi karena terjadi kerusuhan politik
1999/00 arema yang di arsiteki m basri dan diperkuat pemain asing seperti jm rubio,rodrigo araya,essomba "saimo" atangana, dan pacho masuk ke babak 8 besar. waktu itu di jakarta

sambungan:
ini sekedar menceritakan sejarah yang terjadi pada sepakbola nasional Indonesia khususnya Arema, karena aku mulai mengenal/mengikuti perkembangan Arema mulai tahun 1992 maka aku coba ceritakan fakta yang terjadi mulai tahun tersebut ( mulai dari pengalamanku menonton pertandingan di stadion hingga membaca/melihat berita2 di media cetak maupun elektronik) berikut beberapa fakta yang terjadi:

1992-1995
di awal tahun 1992 Arema untuk pertama kalinya melakukan partai eksebisi melawan saudara tua Persema, dipertandingan itu terjadi kericuhan sampe2 pertandingan tidak dapat dilanjutkan karena terjadi perkelahian antar pemain, saat itu M Kusnan dari Arema mendapatkan kartu merah dari persema aku lupa (ono sing jek eling)

di tahun itu Arema menjadi Runner up Piala Galatama setelah mengakui keunggulan Semen Padang dengan skor 1-0 (pemenang di laga ini berhak mewakili Indonesia di ajang Piala Winners Asia). Di kompetisi Galatama sendiri di laga home Arema Vs Semen Padang, terjadi insiden pemogokan tim kabou sirah. mereka menganggap gol Arema tidak syah karena belum melewati garis gawang setelah membentur tiang atas. pertandingan itu pun masih berkedudukan 1-1, setelah itu PSSI memberi sanksi dengan tambahan 3 gol untuk Arema sehingga menjadi 4-1.

pada penutup putaran I galatama XII Arema menjadi runner up PKT Bontang. kemudian di pertengahan putaran II Arema di tinggal pelatih M Basri ke Mitra Surabaya. Di dua pertandingan Arema tanpa didampingi seorang pelatih, kemudian Arema menunujuk Gusnul Yakin sebagai pelatih. sebelumnya dia menjadi asisten pelatih PKT Zulkarnaen Pasaribu.

1993 Di laga terakhir lawan Mitra Surabaya Libero elegan Imam Hambali mengalami cedera parah pada lututnya. semenjak itu Imam Hambali tidak pernah diturunkan lagi sampai ia gantung sepatu. Arema di akhir kompetisi berhasil menjuarai Galatama XII 1992/93 diatas PKT Bontang dengan poin akhir 45, dan menempatkan Singgih Pitono sebagai top scorer dengan 16 gol menjauhi rival2nya seperti Putut Widjanarko (ASGS), Agusman Riyadi(PKT), Inyong Lolombulan(BPD Jateng), Ansyari Lubis (Medan Jaya). Setelah menjuarai Galatama XII Arema mewakili Indonesia di ajang yang masih bertitle Piala Champions Asia.

Sebagai penghormatan untuk Arema sebagai Juara sekaligus penyerahan tropy Galatama dan peneyrahan sepatu emas untuk Singgih P. PSSI mengadakan laga eksebisi antara Arema Vs Liga Selection (kumpulan pemain terbaik di Kompetisi Galatama). Dilaga itu Arema kalah 1-2 gol satu-satunya Arema diciptakan oleh Maryanto.

di ajang Piala Champion Asia Arema hanya mampu sampai putaran II, di putaran I Arema berhadapan dengan wakil dari Vietnam yaitu Quang Nam Dhang. Di laga home Arema memenangi 1-0 go semata wayang Arema diciptakan oleh Jonathan. Di laga away Arema sempat kalah 1-0 di babak 2x45 menit, karena di ajang ini memakai sistem gugur maka pertandingtan di lanjutkan ke babak tambahan. dibabak tambahan ini Arema berhasil menciptakan gol yang dicetak oleh wing back kanan Arema Kuncoro, dan Arema berhak maju ke put II.

Di putaran II Arema bertemu tim tangguh dari negeri Gajah Putih Thailand, Thai Farmers Bank. Arema melakoni laga awal di Stadion Gajayana. di pertandingan itu Arema sempat tertinggal 2-0 terlebih dahulu, kemudian Arema dapat membalas melalui kepala emas Mecky Tata, dan penalty Singgih Pitono. Di laga away Arema tidak mampu menahan keperkasaan jawara liga Thailand ini Arema dihajar 4-1 satu-satunya gol Arema diciptakan oleh Singgih Pitono. Dan di ajang Piala Champions Asia itu sendiri akhirnya juaranya di rebut oleh Tai Farmers Bank, setelah di final menang 2-1 atas Omani Club.

Skuat Arema Galatama XII & Piala Champions Asia

Sukriyan (1) sekarang pelatih kiper Persik Kediri
Yanuar "Begal" Hermansyah (20) sekarang melatih Arema U-21
Nanang Hidayat (21) Kiper utama Arema, terakhir ia bermain di Pusam.
Kuncoro (no punggung 19 kemudian ganti no punggung 2) bek kanan yang terkenal temparamental , saat ini ia membela Persipro tim divisi 1 (2008)
Aji Santoso (3) bek kiri andalan Arema & Timnas ,terakhir sebagai pelatih ia membawa tim jatim merebut emas PON Kaltim XVII 2008
Joko Slamet (4) Pemain yang berperawakan tinggi besar berambut cepak seperti TNI, posisinya sebagai gelandang bertahan, dan stopper
Agus Yuwono (5) (gelandang, libero) diambil dari Persema / sekarang Asisten M Basri di Persela
Agus Purwanto (6) (Stopper) Pemain belakang yang terkenal dengan permainan keras tanpa kompromi.kakak dari Redi Suprianto ex Arema Ligina VI
Mecky Tata (7) (striker) dijuluki si kepala emas top scorer Galatama IX 1988/89, sekarang menangani Persik U-21
Dominggus Nowenik (8) (gelandang) dikenal dgn kontrol dadanya yang cukup lengket (koyok lem ae he...he..)
Stepanus Korwa (9) (gelandang serang) biasa dipanggil pak tua (sekedar u/ diketahui putrinya adalah salah seorang atlet angkat besi nasional)
Joko "Gethuk" Susio (10) (striker) put II masuk dari Mitra Surabaya, hingga sekarang tetap mengabdi bersama Arema (asisten pelatih Gusnul Y)
Jonathan (11) (kiri luar)terakhir melatih Persekam Metro FC Malang
Hari"Hunter" Siswanto (12) (gelandang) diambil dari persema, terakhir ia menangani Persema U-18
Mahmudiana (13) dikenal gayanya yang kaku seperti robot,ia juga mempunyai keistimewaan dari tendangan canon-nya, sekarang Asisten Suharno di Persiwa
Andhik (14) biasanya beroperasi sebagai gelandang kiri dan bek kiri
Imam Hambali (15) terkenal sebagai Libero elegan ia mempunyai saingan pada waktu itu Herry Kiswanto (libero ASGS jik eilng-a rek),
Singgih Pitono (16) ujung tombak andalan Arema terkenal dengan tendangan canon-nya, spesialisasi bola mati (tendangan bebas/penalty) 90% terjadi gol. Top scorer Galatama XI 1990/92 (21 gol), Galatama XII 1992/93 (16 go).
Marsaid (17) (gelandang kanan) put II masuk bersama Joko S dari Mitra Surabaya atas rekomendasi M Basri
Maryanto (18) biasa dipanggil cak to, terkenal sebagai pemain yang mempunyai umpan crossing yang akurat dari sisi kanan. posisi (kanan luar).

Pelatih: M Basri kemudian digantikan oleh Gusnul Yakin
asisten pelatih Mahdi Haris
Manager: Ovan Tobing
Ketua umum : Lucky acub Zaenal
Sekretaris: Eko Subekti (lek gak salah) sekedar mengetahui tentang Eko Subekti beliau terkenal jago melobi PSSI, sekarang menjadi agen pemain, Agus Yuwono & Dwi Priyo Utomo (pemain Persik) adalah menantu dari Eko Subekti

Ditahun 1993 sebelum kompetisi dimulai Arema melakukan partai uji coba dengan tim dari Uni Soviet. Di Tahun itu 3 pemain Arema Aji Santoso, Dominggus Nowenik, dan Singgih Pitono dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas Sea Games 1994 yang try out di Yunani. Di salah satu uji coba itu Timnas di berondong 10-1 oleh Aek Athens. Hasil dari seleksi itu hanya Aji Santoso saja yang lolos ke Sea Games 1994

Di kompetisi 1993/94, kompetisi bertitle Kodak Galatama XIII. kompetisi dibagi menjadi 2 wilayah, wilayah timur 8 tim dan wilayah barat 9 tim. kompetisi berjalan 4x putaran. di awal-awal liga Arema sudah mengalami masalah, Singgih Pitono terlibat baku pukul dengan pemain Mitra Surabaya yang juga ex Arema Lulut "Doyok" Kistono. Sehingga kedua pemain itu mendapatkan ganjaran sanksi 1 tahun tidak boleh aktif di sepak bola Nasional. Kondisi ini berdampak buruk pada penampilan Arema . Arema yang tergabung di wilayah timur di klasemen akhir menduduki urutan 6. Di tahun inilah Nanang Supriyadi melakoni debutnya.
Di kompetisi Galatama XIII mencatat Ansyari Lubis sebagai pemain termahal dengan nilai 10 juta rupiah setelah ia ditranfer oleh Pelita Jaya dari Medan Jaya.

(sayang aku g punya koleksi fotonya)
wis dino iki sak meneh ae ... sing iso tak cerita'no apan-apan tak sambung maneh




lop HUEBAT kita memamg perlu belajar akan sejarah arema yang lebi lengkap dan mendalam


jangan lupa akan sejarah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Fri Nov 14, 2008 7:52 am

ini beberapa data & fakta yang diambil dari www.rsssf.com dari 1987-1994:

Galatama VIII 1987/88
Klasemen Akhir:

1.Niac Mitra 26 19 4 3 44-13 61
2.Pelita Jaya 26 18 3 5 51-20 57
3.Arseto Solo 26 13 9 4 50-18 48
4.Krama Yudha 26 11 8 7 21-15 41
5.Makasar Utama 26 12 5 9 21-24 41
6.Arema Malang 26 10 10 6 33-20 40
7.Palu Putra 26 10 10 6 25-15 40
8.Semen Padang 26 11 4 11 27-30 37
9.Perkesa Mataram 26 8 9 9 26-27 33
10.Medan Jaya 26 6 6 14 18-32 24
11.Pusri Palembang 26 5 6 15 22-52 21
12.Lampung Putra 26 5 5 16 17-42 20
13.Warna Agung 26 4 7 15 11-33 19
14.Bandung Raya 26 4 6 16 20-45 17

Galatama IX 1988/89
Klasemen Akhir:

1.Pelita Jaya 34 17 12 5 51-21 46
2.Niac Mitra 34 18 10 6 44-21 46
3.Arseto 34 16 9 9 38-24 41
4.Petrokimia Putra 34 15 10 9 32-26 40
5.Medan Jaya 34 14 10 10 41-32 38
6.Semen Padang 34 14 9 11 35-27 37
7.Bandung Raya 34 13 10 11 33-27 36
8.Arema Malang 34 14 8 12 33-32 36
9.Pupuk Kaltim 34 11 12 11 26-28 34
10.Makassar Utama 34 12 10 12 29-38 34
11.Krama Yudha Tiga Berlian 34 9 14 11 36-31 32
12.Warna Agung 34 10 12 12 24-33 32
13.Pusri Palembang 34 12 7 15 28-34 31
14.B.P.D. Jateng 34 10 10 14 28-31 30
15.Palu Putra 34 8 13 13 19-30 29
16.Perkesa Mataram 34 8 13 13 20-35 29
17.Lampung Putra 34 8 11 15 23-37 27
18.Barito Putra 34 3 8 23 14-47 14

Galatama X 1990

Klasemen Akhir:

1.Pelita Jaya 34 16 14 4 45-19 46 Jakarta
2.Krama Yudha Tiga Berlian 34 19 6 9 53-27 44 Bekasi
3.Pupuk Kaltim 34 15 11 8 36-19 41 Bontang
4.Arema Malang 34 15 11 8 31-26 41 Malang
5.Arseto Solo 34 14 12 8 38-28 40 Solo
6.Niac Mitra 34 15 8 11 43-31 38 Surabaya
7.Semen Padang 34 14 10 10 43-32 38 Padang
8.Pusri Palembang 34 11 12 11 37-37 34 Palembang
9.Petrokimia Putra 34 13 8 13 32-32 34 Gresik
10.Lampung Putra 34 10 13 11 28-32 33 Bandar Lampung
11.Palu Putra 34 12 9 13 33-39 33 Palu
12.Medan Jaya 34 11 10 13 38-40 32 Medan
13.BPD Jateng 34 11 7 16 37-39 29 Semarang
14.Makasar Utama 34 7 15 12 27-37 29 Makasar
15.Perkesa Mataram 34 6 14 14 25-33 26 Yogyakarta
16.Barito Putra 34 8 10 16 30-47 26 Banjarmasin
17.Bandung Raya 34 8 9 17 38-56 25 Bandung
18.Warna Agung 34 7 9 18 24-51 23 Jakarta


Galatama XI 1990-92
Klasemen Akhir:


1. Arseto 37 23 7 7 46-21 53 (Solo)
2. Pupuk Kaltim 37 22 7 8 50-24 51 (Bontang)
3. Pelita Jaya 37 19 10 8 42-24 48 (Jakarta)
4. Arema 37 18 11 8 54-29 47 (Malang)
5. Petrokimia Putra 37 15 16 6 42-24 46 (Gresik)
6. Medan Jaya 37 17 10 10 44-28 44 (Medan)
7. Barito Putra 37 13 16 8 37-25 42 (Banjarmasin)
8. Gelora Dewata 37 13 13 11 34-27 39 (Denpasar)
9. Perkesa Mataram 37 13 11 13 25-30 37 (Yogyakarta)
10. Mitra 37 11 14 12 38-30 36 (Surabaya)
11. Semen Padang 37 12 12 13 35-32 36 (Padang)
12. BPD Jateng 37 12 12 13 28-36 36 (Semarang)
13. ASGG Salim Grup Galatama 37 12 9 16 41-47 33 (Surabaya)
14. Bentoel Galatama 37 9 14 14 21-32 32 (Jember)
15. Putra Mahakam 37 8 14 15 32-47 30 (Samarinda)
16. Aceh Putra 37 8 12 17 24-57 28 (Lhokseumawe, Aceh)
17. Bandung Raya 37 8 10 19 23-39 26 (Bandung)
18. Gajah Mungkur Muria Tama 37 6 11 20 20-52 23 (Kudus, Central Java)
19. Kramayudha Tiga Berlian 19 7 5 7 25-17 19 (Bekasi)
20. Warna Agung 37 6 4 27 20-60 16 (Jakarta)

NB:
27/06/1991, Kramayudha Tiga Berlian mendapatkan hukuman sanksi selama 3 tahun
karena tidak tampil di Asian Winners Cup.
08/07/1991, Kramayudha Tiga Berlian dibubarkan oleh Chairman Kramayudha Tiga Berlian's
,H. Sjarnoebi Said.
Di kompetisi Galatama XI 1990/90 termasuk kompetisi terpanjang dalam sejarah sepak bola Nasional

Put I
11/11/1990 Arema 0-0 Barito Putra
06/12/1990 Mitra1-3 Arema [Hanafing 48; Mecky Tata 67, 73, Joko Slamet 81]
13/12/1990 Bentoel0-0 Arema
20/12/1990 Arema1-0 Putra Mahakam [Joko Slamet 20]
23/12/1990 Arema1-3PKT Bontang [Mecky Tata 63, Agus Udin 29, 68 Mansyur 86]
30/12/1990 Bandung Raya 3-0 Arema [Tony Abdullah 9, Yance Srinay 17, Dadang Kurnia 59]
03/01/1991 Warna Agung 1-0 Arema [Ahmad Latif pen]
06/01/1991 Pelita Jaya 2-1 Arema [Maman Suryaman 62, Hambali 75; Dominggus Nowenik 38]
10/01/1991 KTB 0-0 Arema
14/02/1991 Perkesa Mataram 0-1 Arema [Singgih Pitono 54]
17/02/1991 Gajah Mungkur 0-0 Arema
21/02/1991 BPD Jateng 1-2 Arema [Djoko Sutrisno 12; Puji Punarwan 23, Maryanto 85]
24/02/1991 Arseto 1-1 Arema [Eduard Tjong 89; Mecky Tata 47]
03/03/1991 Arema 6-1 Aceh Putra [Singgih Pitono 27, 46, 66, Joko Slamet 35, Jonathan 43, Panus Korwa 82;
Suwarto 61]
07/03/1991 Arema 0-0 Semen Padang
10/03/1991 Arema 2-0 Medan Jaya [Joko Slamet 72, Mecky Tata 75]
02/05/1991 Arema 1-0 Gelora Dewata [Singgih Pitono 25]
12/05/1991 Arema 3-0 ASGG [Maryanto 10, Mecky Tata 23, Aji Santosa 34]
19/05/1991 Arema 0-0 Petrokimia Putra

Put II
18/07/1991 Arema 4-0 Warna Agung [Mecky Tata 6, Singgih Pitono 7, Aji Santosa 75, Joko Slamet 88]
25/07/1991 Arema 1-0 Bandung Raya [Singgih Pitono 89]
01/08/1991 Petrokimia Putra 0-0 Arema
11/08/1991 Arema 1-0 Pelita Jaya [Kusnan 24]
18/08/1991 PKT Bontang 1-0 Arema [Dasrul Bahri 18]
22/08/1991 Putra Mahakam 2-0 Arema [Masudin 53, Abdul Rauf Haci 56]
25/08/1991 Barito Putra 3-0 Arema [Buyung Ismu 5, Frans Sinatra Huwae 14, Paulce Kia 44]
01/09/1991 Arema 1-2 Arseto [Mecky Tata 8; Ricky Yakobi 33, Dedy M Darda 80]
05/09/1991 ASGG 3-3 Arema [Makmun Adnan 28, Lulut Kistono 42og, Peri Sandria 60; Maryanto 24,
unknown 52, Joko Slamet 81]
15/12/1991 Arema 4-1 Bentoel[Singgih Pitono 11, 19, Maryanto 16, Mahmudiana 66;
Misnadi Amrizal Pribadi 66]
22/12/1991 Arema 5-1 BPD Jateng [Jonathan 31, 41 Panus Korwa 50, Singgih Pitono 53, 84; Hengky Siegers 18]
26/12/1991 Arema 3-0 Gajah Mungkur [Mahmudiana 12, 72 Singgih Pitono 18]
29/12/1991 Arema 2-0 Perkesa Mataram [Singgih Pitono 4, 13]
02/02/1992 Gelora Dewata 0-1 Arema [Unkonwn]
09/02/1992 Arema 2-1 Mitra [Singgih Pitono 55, 69; Joko Susilo 22]
16/02/1992 Semen Padang 2-2 Arema [Musfadli 18, Indra 48; Singgih Pitono 1, 13]
20/02/1992 Aceh Putra 0-3 Arema [Jonathan 46, Singgih Pitono 72, Mecky Tata 87]
23/02/1992 Medan Jaya 0-0 Arema

Piala Galatama/Piala Liga 1992

First Stage
20/6/1992 Petrokimia P. 1-1 Arema [Fachri Husaini 67 ; Maryanto 71]
25/6/1992 Arema 0-0 Mitra
28/6/1992 Arema 1-0 Asyabab [Singgih Pitono 78]
01/7/1992 Gelora Dewata 0-4 Arema

Table:
Arema Malang 4 2 2 0 6-1 6 qualified
Petrokimia Putra 4 1 3 0 4-3 5 qualified
Mitra Surabaya 4 1 3 0 2-1 5
Asyabab Salim Grup Galatama 4 1 2 1 2-2 4
Gelora Dewata 4 0 0 4 2-9 0

Second stage
17/7/1992 Arema 0-0 Barito Putra
Semifinal
18/7/1992 BPD 0-1 Arema [Andik 13]
Final
21/7/1992 Semen Padang 1-0 Arema [Delvi Adri 53]


Galatama XII 1992/93
Participants (17):


Arema (Malang)
BPD Jateng (Semarang)
Semen Padang (Padang)
Mataram Putra (Yogyakarta)
Medan Jaya (Medan)
Arseto (Solo)
Aceh Putra (Aceh)
Assyabaab Salim Grup Surabaya (Surabaya)
Putra Mahakam (Samarinda)
Pelita Jaya (Jakarta)
Pupuk Kaltim (Bontang)
Warna Agung (Jakarta)
Petrokimia Putra (Gresik)
Gelora Dewata (Denpasar)
Mitra Surabaya (Surabaya)
Barito Putra (Banjarmasin)
Bandung Raya (Bandung)

NB: Assyabaab (Surabaya) berganti nama menjadi Assyabaab Salim Grup
Surabaya (Surabaya)
Perkesa Mataram (Yogyakarta) berrganti nama menjadi Mataram Putra
(Yogyakarta)
Champions: Arema (Malang)
Sayang sekali data Klasemen musim Galatama XII 1992/93 tidak ada tapi seingatku Arema mencapai poin maksimal 45 dari 3x kekalahan masing-masing dari ASGS, PKT dan Semen Padang.


Galatama XIII 1993/94
Kalsemen Akhir Babak Penyisihan:


Wilayah Barat
1. Medan Jaya (Medan) 32 18 10 4 37-17 46 Qualified
2. Pelita Jaya (Jakarta) 32 17 10 5 49-23 44 Qualified
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Semen Padang (Padang) 32 16 9 7 50-23 41
4. Arseto (Solo) 32 15 6 11 41-35 36
5. Mataram Putra (Yogyakarta) 32 11 10 11 23-31 32
6. BPD Jawa Tengah (Semarang) 32 9 10 13 34-41 28
7. Aceh Putra (Aceh) 32 6 14 12 27-34 26
8. Bandung Raya (Bandung) 32 5 12 15 23-34 22
9. Warna Agung (Jakarta) 32 4 5 23 19-66 13
NB: total goal difference -1

Wilaya Timur
1. Pupuk Kaltim (Bontang) 28 12 11 5 32-19 36 Qualified
2. Gelora Dewata '89 (Denpasar) 28 11 11 6 29-21 33 Qualified
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Assyabaab Salim Group (Surabaya) 28 10 12 6 30-24 32
4. Mitra Surabaya (Surabaya) 28 7 13 8 35-36 27
5. Barito Putra (Banjarmasin) 28 8 11 9 26-35 27
6. Arema (Malang) 28 5 17 6 19-23 27
7. Petrokimia Putra (Gresik) 28 6 12 10 26-31 24
8. Putra Samarinda (Samarinda) 28 5 9 14 26-34 19

Klasemen akhir Babak final:

1. Pelita Jaya (Jakarta) 3 2 0 1 2- 1 6
2. Gelora Dewata '89 (Denpasar) 3 1 2 0 2- 1 5
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Pupuk Kaltim (Bontang) 3 0 2 1 3- 4 2
4. Medan Jaya (Medan) 3 0 2 1 2- 3 2

Grand Final [ 8 Jul, Stadion Sriwedari, Solo]
Pelita Jaya 1-0 Gelora Dewata '89 [Buyung Ismu 54]
Topscorer: Ansyari Lubis (Pelita Jaya) 19 goals
Best Player: Ansyari Lubis (Pelita Jaya)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Nov 16, 2008 12:39 pm

Pelatih-pelatih Arema 1987-1994

1987-1989 Sinyo Aliandoe
1989-1992 Andi M Teguh
1992-1993 M Basri
1993-1994 Gusnul Yakin
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
cinta damai
ANAK SSB JUNIOR
ANAK SSB JUNIOR
avatar

Jumlah posting : 33
Join date : 10.11.08
Age : 30
Lokasi : cedek ae

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Sun Nov 16, 2008 5:33 pm

Ligina/Liga Dunhill Indonesia I 1994/95

Ligina I merupakan kompetisi hasil peleburan antara Perserikatan dan Galatama. Arema di Ligina I gagal masuk ke babak 8 besar , Arema yang berada di grup timur hanya mampu finish urutan 6. Di LDI I ini arema dilatih oleh Halilintar Gunawan. Ada beberapa pemain baru dan debutan di Ligina seperti Ahmad Yono dan Rudi Haryantoko

Divisi Utama

Wiayah Barat

1.Pelita Jaya 32 24 5 3 78-25 77
2.Persib Bandung 32 20 9 3 54-15 69
3.Bandung Raya 32 19 10 3 68-26 67
4.Medan Jaya 32 15 11 6 46-29 56
------------------------------------------------
5.Semen Padang 32 14 10 8 45-25 52
6.Persiraja 32 14 10 8 37-41 52
7.Arseto 32 14 6 12 46-38 48
8.Persita Tangerang 32 13 6 13 43-41 45
9.PSMS Medan 32 11 8 13 37-36 41
10.PSDS Lubuk Pakam 32 10 11 11 38-45 41
11.Mataram Putra 32 11 6 15 24-31 39
12.Persiku 32 10 7 15 30-37 37
13.Persija Pusat 32 11 5 16 42-51 35 [-3]
14.BPD Jateng 32 8 10 14 42-50 34
15.Persijatim 32 6 6 20 29-71 24
16.PS Bengkulu 32 5 5 22 28-69 20 Relegated
17.Warna Agung 32 2 5 25 24-81 11 Relegated

Topscorer: Peri Sandria (Bandung Raya) 33 goals.

Wilayah Timur

1.Petrokimia Putra 32 17 9 6 62-31 60
2.Pupuk Kaltim 32 15 12 5 58-27 57
3.Assyabaab SGS 32 17 6 9 57-45 57
4.Barito Putra 32 17 5 10 51-31 56
------------------------------------------------
5.Gelora Dewata 32 15 9 8 50-27 54
6.Arema Malang 32 15 7 10 44-41 52
7.Mitra Surabaya 32 15 5 12 45-34 50
8.Persipura Jayapura 32 13 9 10 40-42 48
9.Persebaya Surabaya 32 12 10 10 45-40 46
10.PSM Ujung Pandang 32 11 10 11 31-32 43
11.Putra Samarinda 32 11 8 13 32-41 41
12.Persema Malang 32 11 6 15 33-43 39
13.PSIS Semarang 32 10 9 13 28-43 39
14.Persegres Gresik 32 8 8 16 33-49 32
15.Persiba Balikpapan 32 8 6 18 26-49 30
16.PSIR Rembang 32 5 9 18 26-52 21 [-3] Relegated
17.PSIM Jogyakarta 32 2 12 18 14-48 18 Relegated

Topscorer: Vata Matanu Garcia (Gelora Dewata) 21 goals.

Babak 8 Besar

Grup A

Round 1 [Jul 19]
Pelita Jaya 1-1 Pupuk Kaltim
Bandung Raya 1-1 Barito Putra

Round 2 [Jul 22]
Pelita Jaya 0-2 Bandung Raya
Pupuk Kaltim 0-0 Barito Putra

Round 3 [Jul 25]
Bandung Raya 1-2 Pupuk Kaltim
Pelita Jaya 1-2 Barito Putra

Final Table:

1.Pupuk Kaltim 3 1 2 0 3- 2 5
2.Barito Putra 3 1 2 0 3- 2 5
3.Bandung Raya 3 1 1 1 4- 3 4
4.Pelita Jaya 3 0 1 2 2- 5 1

Grup B

Round 1 [Jul 20]
Persib 0-0 Petrokimia Putra
Assyabaab SGS 2-1 Medan Jaya


Round 2 [Jul 23]
Persib 2-1 Medan Jaya
Assyabaab SGS 2-2 Petrokimia Putra

Round 3 [Jul 26]
Persib 3-0 Assyabaab SGS
Petrokimia Putra 3-0 Medan Jaya

Final Table:

1.Persib Bandung 3 2 1 0 5- 1 7
2.Petrokimia Putra 3 1 2 0 5- 2 5
3.Assyabaab SGS 3 1 1 1 4- 6 4
4.Medan Jaya 3 0 0 3 2- 7 0

Semifinals [Jul 28]
Pupuk Kaltim 0-1 Petrokimia Putra
Persib 1-0 Barito Putra

Final [Jul 30]
Petrokimia Putra 0-1 Persib [Sutiono 76]
wasit : Zulkifli Chaniago

Overall Topscorer: Peri Sandria (Bandung Raya) 34 goals (37 matches).
Best Player: Widodo Cahyono Putra (Petrokimia Putra)


Terakhir diubah oleh cinta damai tanggal Wed Nov 19, 2008 7:05 pm, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
keanu.r
AKADEMI AREMA TAHUN PERTAMA
AKADEMI AREMA TAHUN PERTAMA
avatar

Jumlah posting : 110
Join date : 11.08.08
Lokasi : tulisen MALANG ae, masio lagi gak dhek kono

PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   Mon Nov 17, 2008 10:53 pm

Sorry ora onok otof sementara iki.. sekedar nambahno ae..

Quote :
Piala Utama 1992
Peserta
Grup A
PSM

Juara Perserikatan 1991/1992
PKT

Runner-up Galatama 1990/1992
Persebaya

Peringkat ke-3 Perserikatan 1991/1992
Arema

Peringkat ke-4 Galatama 1990/1992
Grup B
Arseto

Juara Galatama 1990/1992
PSMS

Runner-up Perserikatan 1991/1992
Pelita Jaya

Peringkat ke-3 Galatama 1990/1992
Persib

Peringkat ke-4 Perserikatan 1991/1992
Babak Penyisihan
Grup A
Sabtu, 24 Oktober 1992
Stadion Mattoangin (Makassar): Arema vs PKT 1-1 (Singgih Pitono 29; Dasrul Bahri 33)
Stadion Mattoangin (Makassar): PSM vs Persebaya 1-1 (Mustari Ato 9; Agus Salim 55)
Minggu, 25 Oktober 1992
Stadion Mattoangin (Makassar): Arema vs Persebaya 2-1
Stadion Mattoangin (Makassar): PSM vs PKT 1-0
Selasa, 27 Oktober 1992
Stadion Mattoangin (Makassar): Persebaya vs PKT 0-2 (Amran 31, Agusman Riyadi 64)
Stadion Mattoangin (Makassar): Arema vs PSM 0-0
1.Arema (Malang) 3 1 2 0 3-2 4
2.PSM (Makassar) 3 1 2 0 2-1 4
3.PKT (Bontang) 3 1 1 1 3-2 3
4.Persebaya (Surabaya) 3 0 1 2 2-5 1
Grup B
Sabtu, 24 Oktober 1992
Stadion Sriwedari (Solo): Persib vs PSMS 0-0
Stadion Sriwedari (Solo): Arseto vs Pelita Jaya 0-3 (Octavianus 15, Darmansyah 73, Elly Idris 75)
Minggu, 25 Oktober 1992
Stadion Sriwedari (Solo): Pelita Jaya vs PSMS 3-0 (Bambang 65, Alexander Saununu 86, Andreas 78 own goal)
Stadion Sriwedari (Solo): Persib vs Arseto 4-0 (Sutiono 53, 74, 84, Yusuf Bachtiar 30)
Selasa, 27 Oktober 1992
Stadion Sriwedari (Solo): Persib vs Pelita Jaya 0-0
Stadion Sriwedari (Solo): Arseto vs PSMS 2-0 (Agus Yanto 73, Rochy Putiray 87)
1.

Pelita Jaya (Jakarta)

3

2

1

0

6-0

5
2.

Persib (Bandung)

3

1

2

0

4-0

4
3.

Arseto (Solo)

3

1

0

2

2-7

2
4.

PSMS (Medan)

3

0

1

2

0-5

1
Babak Semifinal
Jumat, 30 Oktober 1992
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan (Jakarta): Persib vs Arema 3-1 (Kekey Zakaria 61, Sutiono 64, 80; Maryanto 51)
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan (Jakarta): Pelita Jaya vs PSM 3-1 (Hasanuddin Tola 19 own goal, Alexander Saununu 28, Darmansyah 53; Kaharudin 86)
Babak Final
Minggu, 1 November 1990
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan (Jakarta): Pelita Jaya vs Persib 2-0 (Powan Ngadi 36, 79)
Juara: Pelita Jaya (Jakarta)
Pemain terbaik: Powan Ngadi (Pelita Jaya)
Pencetak gol terbanyak (top scorer): Sutiono (Persib/5 gol)
Tim fair play: Persib (Bandung)
Sumber: Arsip surat kabar harian umum "Pikiran Rakyat" (sejak 1973)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Arema Player jaman biyen karo saiki   

Kembali Ke Atas Go down
 
Arema Player jaman biyen karo saiki
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 2 dari 3Pilih halaman : Previous  1, 2, 3  Next
 Similar topics
-
» beli P150S tahun 1981 Rp. 500 Ribu.. Murah Ga..??

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: GALLERY :: AREMA-
Navigasi: