IndeksIndeks  portalportal  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin    

Share | 
 

 Arema Terancam Sanksi Susulan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Tamu
Tamu



PostSubyek: Arema Terancam Sanksi Susulan   Wed Sep 24, 2008 5:55 pm

Arema Malang belum sepenuhnya bebas masalah. Setelah mendapat hujan sanksi pascainsiden kerusuhan di Kanjuruhan, beberapa waktu lalu, mereka kembali mendapat ancaman hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Ada dua pemain Arema yang terancam mendapat sanksi dari komdis. Mereka adalah Emile Bertrand Mbamba dan Alexander Pulalo.Keduanya diduga ikut terlibat dalam insiden kerusuhan saat menjamu PKT Bontang, Sabtu (13/9).

“Keduanya kami sinyalir ikut berperan besar saat terjadi kericuhan dan pengejaran terhadap wasit Suprihatin yang memimpin laga Arema kontra PKT yang berakhir 1-2,” kata Wakil Ketua Komdis Bernhard Limbong.

Selain diduga menjadi provokator, menurut Limbong, Mbamba sebenarnya tidak masuk dalam rekomendasi pemain yang diizinkan tampil di Liga Super. Karena itu, komdis akan meminta penjelasan kepada Arema terkait status Mbamba.

Tidak hanya membidik Alex dan Mbamba,komdis juga akan memanggil panpel Arema.Komdis menilai panpel pertandingan tidak sigap dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusuhan.

“Sebenarnya, kami ingin memutuskan sanksi kepada panpel ini serempak dengan sanksi sebelumnya.Tapi, pada sidang lalu,Muchlis –Ketua Panpel Arema– sakit dan tidak bisa memberi keterangan. Mudah-mudahan besok (hari ini) dia bisa menjelaskan kelalaiannya,”tambahnya.

Sayang, Limbong enggan menyebut besaran sanksi yang akan dijatuhkan kepada panpel dan dua anggota skuad Singo Edanitu.“Soal kadarnya sanksinya,tentu kami harus menunggu penjelasan mereka,”tuturnya.

Sementara itu,Pelatih Arema Gusnul Yakin tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya jika Mbamba benar-benar mendapat sanksi dari Badan Liga Indonesia.Peran Mbamba, kata Gusnul, sangat menentukan karena dia adalah ujung tombak.

“Arema memang tidak hanya tergantung kepada satu pemain. Tapi, tidak bisa dimungkiri, kekuatan kami agak pincang setelah Mbamba absen,”ujar Gusnul. Sebelumnya,Komdis PSSI sudah menjatuhkan sanksi terkait insiden kerusuhan di Kanjuruhan.

Selain menjatuhkan sanksi kepada kiper Arema Kurnia Mega dengan skorsing satu tahun plus denda Rp50 juta, komdis juga memberi hukuman kepada Manajer Arema Ekoyono Haryono. (Sindo)
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Arema Terancam Sanksi Susulan   Wed Sep 24, 2008 6:07 pm

Komdis nggolek THR
Kembali Ke Atas Go down
AremaniA Nenjap
ANAK SSB SENIOR
ANAK SSB SENIOR


Jumlah posting : 57
Join date : 24.06.08
Lokasi : Ngarep Stadion Kanjuruhan

PostSubyek: Re: Arema Terancam Sanksi Susulan   Thu Sep 25, 2008 1:23 pm

Tak Menyangka Sanksi Seberat Itu


MALANG - Manajemen Arema sangat terkejut mendengar tambahan sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dalam sidang di Jakarta kemarin (24/9). Tiga sanksi yang dijatuhkan kemarin dianggap terlalu berat bagi Arema.

Emile Bertrand Mbamba yang selama ini menjadi bomber Arema dikenai sanksi tak boleh beraktivitas di sepak bola Indonesia selama 5 tahun dan denda Rp 50 juta. Alexander Pulalo dikenai denda Rp 25 juta. Sedangkan panpel Arema dikenai sanksi dua laga usiran serta dikenai denda Rp 25 juta.

"Saya sangat terkejut mendengar sanksi tambahan bagi Arema. Saya tak bisa berkomentar banyak untuk saat ini. Termasuk juga langkah-langkah apa yang akan kami lakukan," terang Muhammad Taufan, asisten manajer Arema.

Untuk sementara, lanjutnya, manajemen tim berlogo kepala singa tersebut masih menunggu datangnya surat resmi atau surat tertulis dari komdis. Baru setelah SK komdis dikantongi Arema, manajemen baru bisa menentukan langkah apa yang dilakukannya. Misalnya melakukan banding atau tidak.

Bagi Arema, sanksi jilid kedua ini merupakan tamparan yang cukup keras. Apalagi sebelumnya tim yang didirikan pada 1987 tersebut sudah menerima sanksi yang cukup berat pada sidang komdis jilid satu pada 17 September lalu.

Pada jilid pertama lalu, manajer Ekoyono hartono dikenai skorsing 6 bulan dan denda Rp 30 juta. Selain itu, kiper Kurnia Meiga Hermansyah juga dikenai skorsing 12 tahun dan denda Rp 50 juta. Denda dan sanksi yang diberikan komdis, baik jilid satu ataupun dua tersebut merupakan buntut dari kerusuhan pasca pertandingan Arema versus Bontang PKT pada 13 September lalu.

Mbamba sendiri ketika dikonfirmasi mengenai sanksi hukuman yang diterimanya juga mengaku cukup terkejut. Mantan pemain Victoria Settubal -tim divisi utama Portugal- tersebut mengatakan, dirinya tak menyangka mendapatkan sanksi seberat itu. namun, dia masih belum tahu apakah kabar tersebut benar atau tidak. "Saya masih belum tahu jelas sanksinya. Tapi, dalam sidang komdis tadi (kemarin), saya sudah mengakui kesalahan saya. Dan sudah meminta maaf," aku Mbamba.

Ketika ditanya apa yang akan dilakukannya ke depan, pemain kelahiran 1981 tersebut tak mau berkomentar banyak. Termasuk apakah dia akan melakukan banding atau lebih memilih untuk bergabung dengan klub di luar Indonesia. "Untuk sementara saya diam saja. Saya masih akan membicarakannya dengan manajemen Arema," ucap Mbamba.

Sedangkan Alex juga cukup kaget dengan denda yang diterimanya. Mantan pemain PSM Makassar tersebut tetap kepada putusannya bahwa dia merasa tak bersalah. "Saya turun ke lapangan karena saya ingin menyalami pemain. Tak ada maksud saya untuk memukul wasit," kata Alex.

Karenanya, dia merasa keberatan dengan denda yang diterimanya. "Waktu sidang, komdis juga tak punya bukti bahwa saya terlibat pemukulan. Tadi (kemarin) yang dibahas hanya Mbamba saja dalam sidang," paparnya.

Selain menajamen, arsitek Arema Gusnul Yakin juga cukup pusing dengan sanksi yang diterima Mbamba. Terutama untuk menghadapi sisa pertandingan Indonesia Super League (ISL) putaran pertama. Apalagi, dalam waktu dekat, Arema akan menghadapi Persela Lamongan pada Sabtu (27/9) lusa. "Mbamba kena skorsing, Komang (I Komang Mariawan) juga terkena akumulasi kartu," keluh Gusnul.

Tak hanya itu, striker asing lainnya yakni Emaleu Serge juga masih belum pada kondisi puncak setelah mengalami operasi pengangkatan lempeng platina pada 21 Agustus lalu.

Pernyataan keberatan juga dilontarkan ketua panpel Arema Muhammad Muklis. Menurutnya, dua laga usiran itu tak adil bagi Arema. Apalagi, panpel sudah berusaha maksimal. Sehingga pertandingan bisa digelar dengan lancar selama 90 menit.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Aremania_Makassar Bro
AKADEMI AREMA JUNIOR
AKADEMI AREMA JUNIOR


Jumlah posting : 209
Join date : 06.09.08

PostSubyek: Arema Terancam Sanksi Susulan   Thu Sep 25, 2008 2:35 pm

kalo emang merasa tidak puas dengan keputusan yang diambil PSSI masa Arema meneng tok ae..
gak ono sikap brontak opo yokpo ngono
PSSI lek sek di percoyo ae menurutku malah gunggungan..
seharusnya sekarang setiap peratuan PSSI wes gak usah di anggep...PSSI ne ae koyok ngono mosok sek kate manut ambek peraturan2 seng gak adil ngene iki..
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Arema Terancam Sanksi Susulan   Today at 12:16 am

Kembali Ke Atas Go down
 
Arema Terancam Sanksi Susulan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: NEWS AND OPINION :: BERITA SEPUTAR AREMA-
Navigasi: